RT 11 Gandaria Utara Andalkan e-Gate dan Sijaga Warga untuk Keamanan Lingkungan

Nasional30 Dilihat

Jakarta – Upaya keamanan di lingkungan RT 11 RW 7 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ternyata tidak hanya fokus memberantas aksi pencurian kendaraan bermotor maupun maling rumah. Warga bersama pengurus lingkungan kini juga serius memerangi ancaman peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.

Berbagai inovasi keamanan berbasis teknologi diterapkan sebagai bentuk deteksi dini dan perlindungan lingkungan. Mulai dari gerbang pintar “e-Gate 11” dengan akses card untuk membatasi orang asing masuk ke lingkungan, pemberian GPS kendaraan bagi warga, akses pengawasan CCTV 1×24 jam yang dapat dipantau melalui smartphone warga, alarm panic button, suara malam himbauan “SiJaga Warga”, hingga sistem QR patroli digital “Patrolink”.

Tak berhenti di situ, RT 11 RW 7 Gandaria Utara juga menggelar sosialisasi dan penyuluhan narkotika di Kantor Satkamling dengan menghadirkan Tim Pencegahan BNN Kota Jakarta Selatan. Kegiatan ini diikuti para orang tua dan warga sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.

Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Utara Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Imam Basori menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi edukasi penting bagi masyarakat agar lebih memahami bahaya narkoba yang kini semakin dekat dengan kehidupan remaja.

Menurutnya, keterbukaan dan kejujuran anak kepada orang tua menjadi salah satu kunci utama pencegahan. Ia berharap masyarakat dapat lebih memahami ciri-ciri penyalahgunaan narkotika sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

“Upaya hari ini adalah bentuk pencegahan dan deteksi dini supaya tidak kebablasan naik tingkat dari pemakai menjadi pengedar. Dengan acara ini masyarakat jadi lebih paham tentang ciri-ciri narkoba,” ujar Imam Basori.

Sementara itu, Katim Pencegahan BNN Kota Jakarta Selatan, Sukamto Widodo mengingatkan para orang tua agar lebih peka terhadap aktivitas putra-putrinya, termasuk melakukan pengecekan smartphone sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan narkotika.

Ia juga meminta masyarakat mewaspadai berbagai istilah baru yang digunakan anak muda dalam menyebut narkoba. Menurutnya, peredaran narkoba kini terus bertransformasi dengan berbagai bentuk dan nama baru seperti sinte, vape hingga whip pink.

“Sekarang pemain narkoba sudah menggunakan modus baru yakni sistem tempel. Pengantarannya berbeda karena tidak saling bertemu. Barang bisa ditaruh di pot, pos, maupun tempat tertentu lainnya,” jelas Sukamto.

Ketua RW 07 Gandaria Utara Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Sudarwo menyebut kegiatan ini menjadi alarm penting bagi para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak di lingkungan sekitar.

Dengan adanya penyuluhan tersebut, warga diharapkan semakin waspada serta mampu mengantisipasi masuknya peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal.

“Jangan sampai terjadi pada anak-anak kita,” tegas Sudarwo.